Sabtu, 22 Oktober 2011

Teru-teru Bozu

Menurut budaya Jepang, Teru Teru Bozu adalah boneka yang terbuat dari kain putih atau selembar tisu, kemudian di gambari dan digantung di ranting-ranting pohon atau di depan jendela kamar. Dalam bahasa jepang, “Teru” menggambarkan cahaya matahari, sedangkan “bozu” berarti biksu, mengarah ke kepala botak teru teru bozu. Teru Teru Bozu di percaya sebagai boneka penangkal hujan. Sedangkan bila menggantungnya terbalik, dengan kepala dibawah itu artinya kita meminta hujan turun.

Biasanya anak-anak di Jepang yang akan mengadakan piknik di luar sekolah selalu memasang Teru Teru Bozu sehari sebelum piknik. Maksudnya untuk "meminta" hari yang cerah esok harinya saat berpiknik. Mereka menyanyikan "mantra" atau lagu. Liriknya kurang lebih seperti ini:


Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Itsuka no yume no sora no yō ni
Haretara kin no suzu ageyo

Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Watashi no negai wo kiita nara
Amai o-sake wo tanto nomasho

Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Sorete mo kumotte naitetara
Sonata no kubi wo chon to kiru zo
 

0 komentar:

Posting Komentar